Contoh Teks Anekdot Beserta Struktur
Anekdot adalah cerita singkat yang lucu dan menarik, biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya. Teks anekdot juga dapat didefinsikan cerita lucu yang di dalamnya mengandung pesan berupa kritik dan sindiran sosial terhadap suatu fenomena sosial.
Teks anekdot memiliki beberapa ciri khas, yaitu:
- Bersifat lucu dan menarik
- Bersifat faktual, berdasarkan kejadian nyata
- Mengandung pesan berupa kritik dan sindiran sosial
Teks anekdot memiliki tiga struktur, yaitu:
- Orientasi
Bagian orientasi berisi pengenalan tokoh, latar, dan waktu terjadinya peristiwa.
Contoh:
Suatu hari, Pak Budi, seorang guru matematika, sedang mengajar di kelas.
- Krisis
Bagian krisis berisi peristiwa yang menimbulkan konflik atau permasalahan.
Contoh:
Pak Budi sedang menjelaskan materi tentang persamaan kuadrat. Tiba-tiba, seorang siswa bertanya, "Pak, kalau akar-akar persamaan kuadrat itu negatif, apa yang terjadi?"
- Reaksi
Bagian reaksi berisi penyelesaian konflik atau permasalahan.
Contoh:
Pak Budi terdiam sejenak, lalu menjawab, "Kalau akar-akar persamaan kuadrat itu negatif, berarti siswanya juga negatif."
Berikut ini adalah beberapa contoh teks anekdot beserta strukturnya:
Contoh 1
Orientasi
Suatu hari, Pak Budi, seorang guru matematika, sedang mengajar di kelas.
Krisis
Tiba-tiba, seorang siswa bertanya, "Pak, kalau akar-akar persamaan kuadrat itu negatif, apa yang terjadi?"
Reaksi
Pak Budi terdiam sejenak, lalu menjawab, "Kalau akar-akar persamaan kuadrat itu negatif, berarti siswanya juga negatif."
Pesan
Teks anekdot ini menyampaikan kritik terhadap siswa yang tidak memperhatikan pelajaran.
Contoh 2
Orientasi
Suatu hari, Presiden Soekarno sedang berpidato di hadapan para menterinya.
Krisis
Tiba-tiba, seorang menteri bertanya, "Pak, apa perbedaan antara demokrasi dan diktator?"
Reaksi
Presiden Soekarno terdiam sejenak, lalu menjawab, "Demokrasi itu seperti kebun binatang. Setiap hewan bebas berkeliaran, tetapi tetap dalam kandangnya. Sedangkan diktator itu seperti kandang binatang. Setiap hewan terkurung, tetapi bebas berkeliaran."
Pesan
Teks anekdot ini menyampaikan kritik terhadap sistem pemerintahan yang tidak demokratis.
Contoh 3
Orientasi
Suatu hari, seorang anak sedang bermain di taman.
Krisis
Tiba-tiba, seorang kakek yang sedang duduk di bangku taman berkata, "Anak itu sangat nakal. Dia tidak mendengarkan orang tuanya."
Reaksi
Anak itu mendengar perkataan kakek itu, lalu menjawab, "Lho, kakek juga tidak mendengarkan orang tuanya. Kakek kan masih saja merokok, padahal sudah dilarang oleh dokter."
Pesan
Teks anekdot ini menyampaikan kritik terhadap orang tua yang tidak memberikan contoh yang baik kepada anaknya.
PIC GARUT Public Information Center Garut