Breaking News

Apakah Makan Dan Minum Membatalkan Wudhu

Makan dan Minum: Membatalkan Wudhu atau Tidak?

Wudhu merupakan salah satu syarat sah salat yang diwajibkan bagi umat Islam. Berwudhu berarti membersihkan diri dari hadas kecil dengan cara membasuh anggota tubuh tertentu. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah, apakah makan dan minum membatalkan wudhu?

Pendapat Mayoritas Ulama

Menurut mayoritas ulama, makan dan minum tidak membatalkan wudhu. Hal ini didasarkan pada beberapa hadits Nabi Muhammad SAW, di antaranya:

  • Dari Ibnu Umar RA, beliau berkata, "Rasulullah SAW pernah minum susu kemudian beliau shalat tanpa berwudhu." (HR. Muslim)
  • Dari Aisyah RA, beliau berkata, "Rasulullah SAW pernah memakan kurma kemudian beliau shalat tanpa berwudhu." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits-hadits tersebut menunjukkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak pernah berwudhu setelah makan dan minum. Hal ini menjadi dalil kuat bahwa makan dan minum tidak membatalkan wudhu.

Pendapat Mazhab Hambali

Namun, terdapat satu mazhab yang berbeda pendapat, yaitu Mazhab Hambali. Menurut Mazhab Hambali, makan daging unta membatalkan wudhu. Hal ini didasarkan pada hadits Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Jabir bin Samurah RA:

  • "Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang makan daging unta, maka berwudhulah’." (HR. Ahmad)

Mazhab Hambali berargumen bahwa hadits tersebut menunjukkan bahwa makan daging unta membatalkan wudhu. Alasannya, daging unta memiliki bau yang kuat dan dapat menyebabkan hadas.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa:

  • Mayoritas ulama berpendapat bahwa makan dan minum tidak membatalkan wudhu.
  • Mazhab Hambali berpendapat bahwa makan daging unta membatalkan wudhu.

Sebagai Muslim, kita dihadapkan pada dua pilihan pendapat. Kita boleh mengikuti pendapat mayoritas ulama atau mengikuti pendapat Mazhab Hambali.

Penting untuk diingat bahwa:

  • Wudhu merupakan syarat sah salat.
  • Jika ragu tentang wudhu, maka sebaiknya berwudhu kembali.

Berikut beberapa tips untuk menjaga wudhu:

  • Berwudhulah dengan benar dan sempurna.
  • Hindari menyentuh bagian tubuh yang dapat membatalkan wudhu.
  • Jika ragu tentang wudhu, maka sebaiknya berwudhu kembali.