Kamis , April 18 2024

Bagaimana Cara Menghitung Perbesaran Mikroskop

Bagaimana Cara Menghitung Perbesaran Mikroskop

Mikroskop adalah alat optik yang digunakan untuk melihat objek yang berukuran sangat kecil, yang tidak dapat dilihat dengan mata telanjang. Mikroskop terdiri dari dua buah lensa, yaitu lensa objektif dan lensa okuler. Lensa objektif berfungsi untuk membentuk bayangan nyata, terbalik, dan diperbesar dari objek yang diamati. Bayangan nyata tersebut kemudian ditangkap oleh lensa okuler dan diperbesar kembali.

Perbesaran mikroskop merupakan ukuran seberapa besar bayangan objek yang diamati dibandingkan dengan ukuran objek aslinya. Perbesaran mikroskop dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Mtot = Mob x Mok 

Keterangan:

  • Mtot = Perbesaran total mikroskop
  • Mob = Perbesaran lensa objektif
  • Mok = Perbesaran lensa okuler

Perbesaran Lensa Objektif

Perbesaran lensa objektif adalah perbesaran bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif. Perbesaran lensa objektif biasanya tertera pada lensa objektif, dengan satuan kali. Misalnya, lensa objektif dengan perbesaran 10x akan membentuk bayangan yang 10 kali lebih besar dari ukuran objek aslinya.

Perbesaran Lensa Okuler

Perbesaran lensa okuler adalah perbesaran bayangan yang dibentuk oleh lensa okuler. Perbesaran lensa okuler biasanya tertera pada lensa okuler, dengan satuan kali. Misalnya, lensa okuler dengan perbesaran 10x akan membentuk bayangan yang 10 kali lebih besar dari ukuran bayangan yang dibentuk oleh lensa objektif.

Contoh Perhitungan Perbesaran Mikroskop

Misalkan kita menggunakan mikroskop dengan lensa objektif perbesaran 40x dan lensa okuler perbesaran 10x. Maka, perbesaran total mikroskop tersebut adalah:

Mtot = Mob x Mok = 40x x 10x = 400x 

Dengan demikian, bayangan objek yang diamati dengan mikroskop tersebut akan 400 kali lebih besar dari ukuran objek aslinya.

Pengaruh Perbesaran Mikroskop

Perbesaran mikroskop dapat mempengaruhi resolusi mikroskop. Resolusi mikroskop adalah kemampuan mikroskop untuk membedakan dua titik yang sangat dekat. Semakin besar perbesaran mikroskop, semakin kecil resolusi mikroskop.

Hal ini disebabkan oleh panjang gelombang cahaya yang digunakan oleh mikroskop. Panjang gelombang cahaya tampak adalah sekitar 400 nm. Jika jarak antara dua titik kurang dari 200 nm, kedua titik tersebut tidak dapat dibedakan dengan mikroskop optik, yang merupakan batas resolusi mikroskop optik.

Oleh karena itu, perbesaran mikroskop yang terlalu besar dapat menyebabkan bayangan objek menjadi kabur.