Breaking News

Konversi Angka Kredit Jabatan Fungsional Melalui Aplikasi DISPAKATI

Sejak diundangkannya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional, maka penilaian angka kredit jabatan fungsional di lingkungan instansi pemerintah pusat dan daerah menggunakan sistem integrasi.

Penilaian angka kredit sistem integrasi merupakan penyempurnaan dari sistem konvensional yang telah digunakan selama ini. Sistem integrasi ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain:

  • Lebih sederhana dan mudah dipahami
  • Lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan
  • Lebih terukur dan objektif

Untuk melakukan penyesuaian angka kredit dari sistem konvensional ke sistem integrasi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyediakan aplikasi DISPAKATI (Digitalisasi Sistem Penilaian Angka Kredit Konvensional ke Integrasi).

Aplikasi DISPAKATI merupakan aplikasi berbasis online yang dapat digunakan oleh instansi pemerintah pusat dan daerah untuk melakukan konversi angka kredit jabatan fungsional. Aplikasi ini memiliki beberapa fitur, antara lain:

  • Menghitung angka kredit konversi
  • Melakukan validasi data angka kredit
  • Menerbitkan penetapan angka kredit konversi

Untuk menggunakan aplikasi DISPAKATI, pejabat fungsional terlebih dahulu harus melakukan registrasi akun di SIASN (Sistem Informasi ASN). Setelah memiliki akun SIASN, pejabat fungsional dapat mengakses aplikasi DISPAKATI dengan menggunakan akun SIASN tersebut.

Untuk melakukan konversi angka kredit, pejabat fungsional dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Masuk ke aplikasi DISPAKATI dengan menggunakan akun SIASN.
  2. Pilih jabatan fungsional yang akan dilakukan konversi angka kreditnya.
  3. Isi data angka kredit yang telah diperoleh secara konvensional.
  4. Klik tombol “Hitung” untuk menghitung angka kredit konversi.
  5. Verifikasi data angka kredit konversi yang telah dihitung oleh aplikasi.
  6. Klik tombol “Validasi” untuk melakukan validasi data angka kredit konversi.
  7. Cetak penetapan angka kredit konversi.

Pejabat fungsional yang telah melakukan konversi angka kredit dari sistem konvensional ke sistem integrasi dapat menggunakannya untuk kenaikan pangkat dan jenjang jabatan fungsional.

Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan konversi angka kredit melalui aplikasi DISPAKATI:

  • Data angka kredit yang dimasukkan harus sesuai dengan data angka kredit yang telah diperoleh secara konvensional.
  • Data angka kredit yang dikonversi harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Badan Kepegawaian Negara Nomor 3 Tahun 2023 tentang Angka Kredit, Kenaikan Pangkat dan Jenjang Jabatan Fungsional.
  • Pejabat fungsional yang melakukan konversi angka kredit harus terlebih dahulu berkonsultasi dengan atasan langsung.

TABEL KONVERSI ANGKA KREDIT DISPAKATI

Unsur Unsur Konversi
Unsur Utama Unsur Utama Kegiatan Jabatan
Unsur Utama Pengembangan Kompetensi Unsur Pengembangan Diri
Unsur Pengembangan Profesi Unsur Pengabdian Masyarakat

Unsur Utama Kegiatan Jabatan

Unsur utama kegiatan jabatan merupakan unsur yang dinilai berdasarkan pelaksanaan kegiatan jabatan fungsional. Unsur utama kegiatan jabatan terdiri dari kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi jabatan fungsional.

Unsur Utama Pengembangan Kompetensi

Unsur utama pengembangan kompetensi merupakan unsur yang dinilai berdasarkan pengembangan kompetensi yang berkaitan dengan jabatan fungsional. Unsur utama pengembangan kompetensi terdiri dari kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Unsur Pengembangan Diri

Unsur pengembangan diri merupakan unsur yang dinilai berdasarkan pengembangan diri yang berkaitan dengan jabatan fungsional. Unsur pengembangan diri terdiri dari kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan sikap.

Unsur Pengabdian Masyarakat

Unsur pengabdian masyarakat merupakan unsur yang dinilai berdasarkan pengabdian masyarakat yang berkaitan dengan jabatan fungsional. Unsur pengabdian masyarakat terdiri dari kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan memberikan manfaat kepada masyarakat.

Penerapan Tabel Konversi Angka Kredit DISPAKATI

Tabel konversi angka kredit DISPAKATI diterapkan untuk konversi angka kredit dari sistem konvensional ke sistem integrasi. Tabel konversi angka kredit ini berlaku untuk semua jabatan fungsional yang telah menggunakan sistem integrasi.

Penerapan tabel konversi angka kredit DISPAKATI dilakukan dengan cara mengalikan angka kredit yang diperoleh secara konvensional dengan faktor konversi yang telah ditetapkan. Faktor konversi ini berbeda-beda untuk setiap unsur dan jenjang jabatan fungsional.

Berikut adalah contoh penerapan tabel konversi angka kredit DISPAKATI:

Contoh 1

Seorang pejabat fungsional guru dengan pangkat Penata, golongan ruang III/d, memiliki angka kredit yang diperoleh secara konvensional sebagai berikut:

  • Unsur utama kegiatan jabatan: 100
  • Unsur utama pengembangan kompetensi: 50
  • Unsur pengembangan diri: 25
  • Unsur pengabdian masyarakat: 25

Jumlah angka kredit yang diperoleh secara konvensional adalah 200.

Berdasarkan tabel konversi angka kredit DISPAKATI, faktor konversi untuk unsur utama kegiatan jabatan adalah 1,00, faktor konversi untuk unsur utama pengembangan kompetensi adalah 0,75, faktor konversi untuk unsur pengembangan diri adalah 0,50, dan faktor konversi untuk unsur pengabdian masyarakat adalah 0,25.

Dengan demikian, angka kredit konversi adalah sebagai berikut:

  • Unsur utama kegiatan jabatan: 100 x 1,00 = 100
  • Unsur utama pengembangan kompetensi: 50 x 0,75 = 37,5
  • Unsur pengembangan diri: 25 x 0,50 = 12,5
  • Unsur pengabdian masyarakat: 25 x 0,25 = 6,25

Jumlah angka kredit konversi adalah 176,25.

Contoh 2

Seorang pejabat fungsional penyuluh pertanian dengan pangkat Pembina, golongan ruang IV/a, memiliki angka kredit yang diperoleh secara konvensional sebagai berikut:

  • Unsur utama kegiatan jabatan: 150
  • Unsur utama pengembangan kompetensi: 75
  • Unsur pengembangan diri: 37,5
  • Unsur pengabdian masyarakat: 37,5

Jumlah angka kredit yang diperoleh secara konvensional adalah 300.

Berdasarkan tabel konversi angka kredit DISPAKATI, faktor konversi untuk unsur utama kegiatan jabatan adalah 1,10, faktor konversi untuk unsur utama pengembangan kompetensi adalah 0,85, faktor konversi untuk unsur pengembangan diri adalah 0,60, dan faktor konversi untuk unsur pengabdian masyarakat adalah 0,30.

Dengan demikian, angka kredit konversi adalah sebagai berikut:

  • Unsur utama kegiatan jabatan: 150 x 1,10 = 165
  • Unsur utama pengembangan kompetensi: 75 x 0,85 = 63,75
  • Unsur pengembangan diri: 37,5 x 0,60 = 22,5
  • Unsur pengabdian masyarakat: 37,5 x 0,30 = 11,25

Jumlah angka kredit konversi adalah 308,5.

Demikian penjelasan tentang tabel konversi angka kredit DISPAKATI.

Dengan adanya aplikasi DISPAKATI, diharapkan proses konversi angka kredit jabatan fungsional dapat berjalan lebih mudah dan lancar.