Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 8 Halaman 120

Kunci Jawaban Bahasa Jawa Kelas 8 Halaman 120: Uji Kompetensi Wulangan 6

Pada halaman 120 buku paket Bahasa Jawa kelas 8, terdapat soal-soal Uji Kompetensi Wulangan 6. Soal-soal tersebut terdiri dari soal pilihan ganda, isian singkat, dan uraian.

Berikut adalah kunci jawaban untuk soal-soal tersebut:

A. Pilihan Ganda

  1. Jawaban: B

Penjelasan:

Pada kalimat tersebut, kata "banjur" berfungsi sebagai konjungsi kausalitas, yaitu untuk menyatakan sebab akibat. Kata "banjur" menghubungkan dua kalimat, yaitu "Dheweke njupuk bukune" dan "Dheweke maca bukune".

  1. Jawaban: C

Penjelasan:

Pada kalimat tersebut, kata "supaya" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan tujuan. Kata "supaya" menghubungkan dua kalimat, yaitu "Dheweke maca bukune" dan "Dheweke bisa ngerti isine bukune".

  1. Jawaban: D

Penjelasan:

Pada kalimat tersebut, kata "nanging" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan pertentangan. Kata "nanging" menghubungkan dua kalimat, yaitu "Dheweke maca bukune" dan "Dheweke ora bisa ngerti isine bukune".

  1. Jawaban: A

Penjelasan:

Pada kalimat tersebut, kata "lan" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan penambahan. Kata "lan" menghubungkan dua kata benda, yaitu "buku" dan "koran".

  1. Jawaban: B

Penjelasan:

Pada kalimat tersebut, kata "ora" berfungsi sebagai kata negatif. Kata "ora" menyatakan bahwa kejadian yang dibicarakan tidak terjadi.

B. Isian Singkat

  1. **Jawaban: **
  • Pada kalimat "Dheweke njupuk bukune, banjur maca bukune", kata "banjur" berfungsi sebagai konjungsi kausalitas.
  • Pada kalimat "Dheweke maca bukune supaya bisa ngerti isine bukune", kata "supaya" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan tujuan.
  • Pada kalimat "Dheweke maca bukune nanging ora bisa ngerti isine bukune", kata "nanging" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan pertentangan.
  • Pada kalimat "Dheweke maca buku lan koran", kata "lan" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan penambahan.
  1. **Jawaban: **
  • Kata "buku" termasuk dalam kategori kata benda.
  • Kata "njupuk" termasuk dalam kategori kata kerja.
  • Kata "banjur" termasuk dalam kategori kata keterangan.
  • Kata "maca" termasuk dalam kategori kata kerja.
  • Kata "supaya" termasuk dalam kategori kata penghubung.
  • Kata "nanging" termasuk dalam kategori kata penghubung.
  • Kata "ora" termasuk dalam kategori kata negatif.

C. Uraian

  1. **Jawaban: **

Pada kalimat "Dheweke njupuk bukune banjur maca bukune", kata "banjur" berfungsi sebagai konjungsi kausalitas. Kata "banjur" menghubungkan dua kalimat, yaitu "Dheweke njupuk bukune" dan "Dheweke maca bukune".

Berikut adalah penjelasannya secara lebih rinci:

  • Kalimat "Dheweke njupuk bukune" menyatakan bahwa seseorang mengambil bukunya.
  • Kalimat "Dheweke maca bukune" menyatakan bahwa seseorang membaca bukunya.

Kedua kalimat tersebut memiliki hubungan sebab akibat. Pengambilan buku merupakan sebab terjadinya kegiatan membaca. Dengan kata lain, seseorang membaca buku karena sebelumnya telah mengambil buku tersebut.

Oleh karena itu, kata "banjur" dalam kalimat tersebut berfungsi sebagai konjungsi kausalitas.

  1. **Jawaban: **

Pada kalimat "Dheweke maca buku supaya bisa ngerti isine bukune", kata "supaya" berfungsi sebagai kata penghubung yang menyatakan tujuan. Kata "supaya" menghubungkan dua kalimat, yaitu "Dheweke maca bukune" dan "Dheweke bisa ngerti isine bukune".

Berikut adalah penjelasannya secara lebih rinci:

  • Kalimat "Dheweke maca bukune" menyatakan bahwa seseorang membaca bukunya.
  • Kalimat "Dheweke bisa ngerti isine bukune" menyatakan bahwa seseorang bisa memahami isi buku