Jelaskan Maksud Dari Sikap Negatif Terhadap Pelaku Penyimpangan

Sikap Negatif Terhadap Pelaku Penyimpangan

Penyimpangan sosial adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma atau aturan yang berlaku di masyarakat. Penyimpangan sosial dapat dibedakan menjadi dua, yaitu penyimpangan positif dan negatif.

Penyimpangan positif adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial, tetapi memiliki dampak positif bagi masyarakat. Misalnya, seorang seniman yang menciptakan karya seni yang unik dan inovatif. Karya seni tersebut mungkin tidak sesuai dengan norma estetika masyarakat, tetapi memiliki dampak positif dalam memajukan budaya.

Penyimpangan negatif adalah perilaku yang tidak sesuai dengan norma sosial, dan memiliki dampak negatif bagi masyarakat. Misalnya, seorang pencuri yang mencuri barang milik orang lain. Tindakan pencurian tersebut melanggar norma hukum dan merugikan orang lain.

Sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan adalah sikap yang tidak menyetujui dan tidak mendukung perilaku menyimpang tersebut. Sikap negatif ini dapat ditunjukkan dalam berbagai bentuk, baik secara verbal maupun nonverbal.

Bentuk sikap negatif secara verbal antara lain:

  • Mengkritik perilaku menyimpang tersebut
  • Mencela pelaku penyimpangan tersebut
  • Menghukum pelaku penyimpangan tersebut

Bentuk sikap negatif secara nonverbal antara lain:

  • Memalingkan muka saat melihat pelaku penyimpangan tersebut
  • Menghindari interaksi dengan pelaku penyimpangan tersebut
  • Menjauhi pelaku penyimpangan tersebut

Sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan memiliki beberapa tujuan, yaitu:

  • Mencegah terjadinya penyimpangan sosial. Sikap negatif yang ditunjukkan oleh masyarakat dapat membuat pelaku penyimpangan berpikir ulang untuk melakukan penyimpangan lagi.
  • Menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Penyimpangan sosial dapat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Sikap negatif dari masyarakat dapat membantu aparat penegak hukum untuk menindak pelaku penyimpangan.
  • Menjaga nilai-nilai moral dan norma sosial. Penyimpangan sosial dapat merusak nilai-nilai moral dan norma sosial. Sikap negatif dari masyarakat dapat membantu untuk menjaga nilai-nilai moral dan norma sosial tersebut.

Namun, sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Sikap negatif yang terlalu berlebihan dapat menyebabkan pelaku penyimpangan semakin terpuruk dan sulit untuk berubah. Oleh karena itu, sikap negatif harus diimbangi dengan sikap empati dan pemahaman terhadap kondisi pelaku penyimpangan.

Contoh sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan

Berikut adalah beberapa contoh sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan:

  • Seorang ibu yang marah kepada anaknya yang mencuri uang.
  • Seorang warga yang melaporkan seorang tetangganya yang sering mabuk-mabukan ke aparat penegak hukum.
  • Sebuah kelompok masyarakat yang mengadakan aksi demo untuk menuntut pemerintah menindak tegas para koruptor.

Sikap negatif terhadap pelaku penyimpangan merupakan bagian dari proses pengendalian sosial. Pengendalian sosial adalah upaya-upaya yang dilakukan oleh masyarakat untuk membuat anggota masyarakat mematuhi norma-norma sosial yang berlaku.