Sabtu , April 20 2024

Karakteristik Atau Ciri Dari Teks Eksplanasi Ialah

Karakteristik Atau Ciri Dari Teks Eksplanasi Ialah

Teks eksplanasi adalah teks yang menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena, baik fenomena alam, sosial, budaya, maupun fenomena lainnya. Teks eksplanasi bersifat informatif dan bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada pembaca tentang suatu fenomena.

Ada beberapa karakteristik atau ciri yang dimiliki oleh teks eksplanasi. Karakteristik-karakteristik tersebut meliputi:

  • Menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena

Ciri utama dari teks eksplanasi adalah menjelaskan proses terjadinya suatu fenomena. Fenomena yang dijelaskan bisa berupa fenomena alam, sosial, budaya, maupun fenomena lainnya. Misalnya, teks eksplanasi yang menjelaskan proses terjadinya hujan, proses terjadinya gempa bumi, proses terjadinya perubahan musim, proses terjadinya inflasi, dan sebagainya.

  • Bersifat informatif

Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang suatu fenomena. Informasi yang disampaikan harus bersifat faktual dan dapat dipertanggungjawabkan.

  • Menggunakan bahasa yang lugas dan objektif

Teks eksplanasi menggunakan bahasa yang lugas dan objektif. Bahasa lugas adalah bahasa yang tidak berbelit-belit dan mudah dipahami. Bahasa objektif adalah bahasa yang tidak memuat pendapat atau pandangan pribadi penulis.

  • Menggunakan istilah-istilah ilmiah

Teks eksplanasi sering menggunakan istilah-istilah ilmiah untuk menjelaskan suatu fenomena. Istilah-istilah ilmiah tersebut dapat berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan, seperti ilmu pengetahuan alam, ilmu sosial, dan ilmu budaya.

  • Berstruktur

Teks eksplanasi memiliki struktur yang terdiri dari tiga bagian, yaitu:

* **Pernyataan umum** 

Bagian pernyataan umum berisi pengantar tentang fenomena yang akan dijelaskan. Bagian ini biasanya menjelaskan definisi, ciri-ciri, atau latar belakang dari fenomena tersebut.

* **Urutan sebab akibat** 

Bagian urutan sebab akibat berisi penjelasan tentang proses terjadinya fenomena. Bagian ini biasanya menjelaskan hubungan sebab akibat antara berbagai faktor yang menyebabkan terjadinya fenomena tersebut.

* **Interpretasi** 

Bagian interpretasi berisi simpulan atau pendapat penulis tentang fenomena yang dijelaskan. Bagian ini biasanya berisi pendapat penulis tentang kemungkinan dampak atau konsekuensi dari fenomena tersebut.

Berikut adalah contoh teks eksplanasi yang menjelaskan proses terjadinya hujan:

Pernyataan umum

Hujan adalah peristiwa turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi. Hujan merupakan salah satu bentuk presipitasi, yaitu proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi.

Urutan sebab akibat

Hujan terjadi karena adanya proses kondensasi dan presipitasi. Kondensasi adalah proses perubahan wujud dari gas menjadi cair. Presipitasi adalah proses turunnya air dari atmosfer ke permukaan bumi.

Proses kondensasi terjadi karena adanya penguapan air dari permukaan bumi. Air yang menguap akan naik ke atmosfer dan menjadi uap air. Uap air tersebut akan mendingin dan mengembun menjadi awan.

Awan yang terbentuk akan semakin bertambah berat karena terus menampung uap air. Ketika awan sudah tidak mampu menahan bebannya, maka air akan turun ke permukaan bumi dalam bentuk hujan.

Interpretasi

Hujan memiliki peran penting bagi kehidupan di bumi. Hujan dapat menyuplai air untuk makhluk hidup, membantu proses pertumbuhan tanaman, dan menjaga keseimbangan ekosistem.