Kamis , April 18 2024

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 235

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 235

Pada halaman 235 buku Bahasa Indonesia kelas 8 terdapat dua kegiatan, yaitu Kegiatan 9.1 dan Kegiatan 9.2. Kegiatan 9.1 membahas tentang ciri-ciri teks fiksi dan nonfiksi, sedangkan Kegiatan 9.2 membahas tentang cara membedakan teks fiksi dan nonfiksi.

Kegiatan 9.1: Ciri-ciri Teks Fiksi dan Nonfiksi

Teks fiksi adalah teks yang berisi cerita atau kisah yang tidak benar-benar terjadi, tetapi hanya rekaan pengarang. Teks fiksi biasanya menggunakan imajinasi dan kreativitas pengarang untuk menggambarkan peristiwa atau tokoh-tokohnya.

Ciri-ciri teks fiksi antara lain:

  • Bersifat imajinatif dan tidak benar-benar terjadi.
  • Berisi cerita atau kisah.
  • Menggunakan tokoh dan latar yang tidak nyata.
  • Menggunakan bahasa yang bersifat puitis dan indah.
  • Bertujuan untuk menghibur dan memberikan pesan moral.

Teks nonfiksi adalah teks yang berisi informasi atau fakta yang benar-benar terjadi. Teks nonfiksi biasanya menggunakan bahasa yang objektif dan tidak menggunakan imajinasi.

Ciri-ciri teks nonfiksi antara lain:

  • Bersifat faktual dan benar-benar terjadi.
  • Berisi informasi atau fakta.
  • Menggunakan tokoh dan latar yang nyata.
  • Menggunakan bahasa yang objektif dan tidak menggunakan imajinasi.
  • Bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan.

Kegiatan 9.2: Cara Membedakan Teks Fiksi dan Nonfiksi

Untuk membedakan teks fiksi dan nonfiksi, dapat dilakukan dengan memperhatikan ciri-ciri kedua jenis teks tersebut. Berikut adalah beberapa contoh cara membedakan teks fiksi dan nonfiksi:

  • Ciri tokoh dan latar

Tokoh dan latar dalam teks fiksi biasanya tidak nyata, sedangkan tokoh dan latar dalam teks nonfiksi biasanya nyata.

  • Ciri bahasa

Bahasa dalam teks fiksi biasanya bersifat puitis dan indah, sedangkan bahasa dalam teks nonfiksi biasanya bersifat objektif dan tidak menggunakan imajinasi.

  • Ciri tujuan

Teks fiksi bertujuan untuk menghibur dan memberikan pesan moral, sedangkan teks nonfiksi bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan.

Berikut adalah contoh kutipan teks fiksi dan nonfiksi yang dapat digunakan untuk membedakan kedua jenis teks tersebut:

Kutipan teks fiksi:

Di sebuah desa terpencil, hiduplah seorang gadis bernama Rara. Rara adalah gadis yang cantik dan baik hati. Ia selalu membantu orang lain yang membutuhkan. Suatu hari, Rara bertemu dengan seorang kakek tua yang sedang kelaparan. Rara pun memberikan makan kepada kakek tua itu. Kakek tua itu sangat berterima kasih kepada Rara. Ia pun memberikan Rara sebuah batu ajaib. Rara sangat senang menerima batu ajaib itu. Ia pun segera pulang ke rumahnya.

Kutipan teks nonfiksi:

Indonesia adalah negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara. Negara ini memiliki luas wilayah 1,904,569 kilometer persegi. Indonesia terdiri dari 17.508 pulau, di mana 6.000 di antaranya berpenghuni. Ibu kota Indonesia adalah Jakarta.

Dari kedua kutipan tersebut, dapat dilihat bahwa kutipan teks fiksi berisi cerita tentang seorang gadis bernama Rara yang bertemu dengan seorang kakek tua. Kutipan teks nonfiksi berisi informasi tentang negara Indonesia.

Berdasarkan ciri-ciri teks fiksi dan nonfiksi, dapat disimpulkan bahwa kutipan teks fiksi tersebut memenuhi ciri-ciri teks fiksi, yaitu bersifat imajinatif dan tidak benar-benar terjadi, berisi cerita atau kisah, menggunakan tokoh dan latar yang tidak nyata, menggunakan bahasa yang puitis dan indah, dan bertujuan untuk menghibur dan memberikan pesan moral.

Sedangkan kutipan teks nonfiksi tersebut memenuhi ciri-ciri teks nonfiksi, yaitu bersifat faktual dan benar-benar terjadi, berisi informasi atau fakta, menggunakan tokoh dan latar yang nyata, menggunakan bahasa yang objektif dan tidak menggunakan imajinasi, dan bertujuan untuk memberikan informasi atau pengetahuan.