Breaking News

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 151

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 151

Pada halaman 151 buku Bahasa Indonesia kelas 9, terdapat materi tentang menyusun cerita inspiratif, pernyataan identifikasi, dan struktur cerita. Berikut adalah kunci jawaban dan pembahasan soal-soal pada halaman tersebut.

Kegiatan 2: Mengidentifikasi Pernyataan Identifikasi

Pada kegiatan ini, siswa diminta untuk mengidentifikasi pernyataan identifikasi dalam cerita inspiratif. Pernyataan identifikasi adalah kalimat yang berisi informasi tentang latar, tokoh, dan tema cerita.

Berikut adalah contoh pernyataan identifikasi dalam cerita inspiratif:

  • Latar

    • "Di sebuah desa terpencil di Jawa Tengah, hiduplah seorang gadis bernama Rini."
    • "Pada tahun 2000, di sebuah kota kecil di Kalimantan, lahirlah seorang anak perempuan bernama Aisyah."
  • Tokoh

    • "Rini adalah gadis yang rajin dan tekun. Ia selalu membantu orang tuanya bekerja di sawah."
    • "Aisyah adalah anak yang pintar dan cerdas. Ia selalu bercita-cita menjadi dokter."
  • Tema

    • "Kisah perjuangan seorang gadis dari desa untuk meraih cita-citanya."
    • "Kisah perjuangan seorang anak untuk mewujudkan impiannya."

Kegiatan 3: Menyusun Cerita Inspiratif

Pada kegiatan ini, siswa diminta untuk menyusun cerita inspiratif berdasarkan pernyataan identifikasi yang telah dibuat. Berikut adalah contoh cerita inspiratif yang dapat disusun berdasarkan pernyataan identifikasi di atas:

Cerita Inspiratif 1

Di sebuah desa terpencil di Jawa Tengah, hiduplah seorang gadis bernama Rini. Rini adalah gadis yang rajin dan tekun. Ia selalu membantu orang tuanya bekerja di sawah.

Rini bercita-cita ingin menjadi seorang guru. Ia ingin bisa mengajar anak-anak di desanya agar bisa membaca dan menulis.

Rini tahu bahwa untuk mewujudkan cita-citanya, ia harus sekolah tinggi. Namun, di desanya hanya ada sekolah dasar.

Oleh karena itu, Rini harus pergi ke kota untuk melanjutkan sekolah. Ia harus meninggalkan orang tuanya dan tinggal bersama bibinya.

Rini belajar dengan giat di sekolah. Ia selalu berusaha untuk mendapatkan nilai yang bagus.

Setelah lulus SMA, Rini melanjutkan kuliah di sebuah perguruan tinggi di kota. Ia mengambil jurusan pendidikan.

Rini lulus kuliah dengan nilai yang memuaskan. Ia pun mendapatkan pekerjaan sebagai seorang guru di sebuah SD di desanya.

Rini sangat bahagia bisa mewujudkan cita-citanya. Ia bisa mengajar anak-anak di desanya dan membantu mereka untuk mendapatkan pendidikan.

Cerita Inspiratif 2

Pada tahun 2000, di sebuah kota kecil di Kalimantan, lahirlah seorang anak perempuan bernama Aisyah. Aisyah adalah anak yang pintar dan cerdas. Ia selalu bercita-cita menjadi dokter.

Namun, Aisyah berasal dari keluarga yang kurang mampu. Orang tuanya hanya bekerja sebagai buruh bangunan.

Aisyah tahu bahwa untuk mewujudkan cita-citanya, ia harus sekolah tinggi. Namun, ia tidak tahu bagaimana cara mendapatkan biaya pendidikan.

Suatu hari, Aisyah bertemu dengan seorang dokter yang sedang melakukan bakti sosial di desanya. Dokter tersebut sangat terkesan dengan Aisyah. Ia pun menawarkan beasiswa kepada Aisyah untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

Aisyah sangat bahagia. Ia pun bertekad untuk belajar dengan giat agar bisa menjadi dokter.

Aisyah lulus SMA dengan nilai yang memuaskan. Ia pun mendapatkan beasiswa dari pemerintah untuk melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran di sebuah universitas ternama.

Aisyah lulus kuliah dengan predikat cum laude. Ia pun mendapatkan pekerjaan sebagai seorang dokter di sebuah rumah sakit di kota besar.

Aisyah sangat bahagia bisa mewujudkan cita-citanya. Ia bisa membantu orang-orang yang membutuhkan dan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik.

Kesimpulan

Pada halaman 151 buku Bahasa Indonesia kelas 9, siswa diajarkan tentang cara menyusun cerita inspiratif. Cerita inspiratif adalah cerita yang dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada pembaca.

Untuk menyusun cerita inspiratif, siswa harus mengidentifikasi latar, tokoh, dan tema cerita terlebih dahulu. Setelah itu, siswa dapat mulai menyusun cerita berdasarkan identifikasi yang telah dibuat.