Sobur Rohmana: Peran BUMDes Mentari Jaya Majukan Ekonomi Desa
#image_title

Sobur Rohmana: Peran BUMDes Mentari Jaya Majukan Ekonomi Desa

Ketua BUMDes Mentari Jaya, Sobur Rohmana

BUMDes, Mesin Utama Penggerak Ekonomi Desa Masa Kini

Seiring meletupnya minat masyarakat pada penguatan ekonomi lokal, sosok Sobur Rohmana—Ketua BUMDes Mentari Jaya—terus mencuri perhatian, menggerakkan denyut baru di Desa Cisaat, Garut. Konsep BUMDes sebagai motor ekonomi desa, yang dulunya sering dipandang sebelah mata, kini bangkit menjadi episentrum aktivitas produktif warga, berkat strategi praktis yang ditanamkan Sobur. Dalam percakapan hangat di ruang kerjanya di Jalan Raya Cisaat Nomor 03, Sobur membagikan pengalamannya membangun BUMDes bukan hanya sebagai institusi, melainkan sebagai penghubung aspirasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, pelaku UMKM, hingga pemuda desa.

Dari Gudang Ide Jadi Pilar Ekonomi Baru Cisaat

Pada awalnya, sebagian besar BUMDes sekadar menjadi perpanjangan tangan program-program pemerintah tanpa arah yang sangat jelas secara luar biasa. Namun, hal itu tidak berlaku bagi BUMDes Mentari Jaya. Di tangan Sobur, BUMDes dihidupkan menjadi pusat inovasi, jauh lebih mirip dengan ekosistem yang sangat serbaguna secara luar biasa, ketimbang sekadar “koperasi mini”. Selama kepemimpinannya yang dimulai sejak 2019, Sobur memelopori moto khas, “Kita Membangun dari Bawah, untuk Bersama Bertumbuh.”

Alih-alih meluncurkan proyek-proyek yang terputus dari kebutuhan masyarakat, Sobur memilih memperkuat usaha-usaha lokal existente. Ia mengamati, menganalisis, dan merangkul tradisi yang selama ini menjadi denyut ekonomi desa: mulai dari penjualan air mineral andalan desa “Sesa’at”, pasar kuliner khas, hingga layanan sewa alat tani yang sangat efektif secara luar biasa mendukung hasil panen warga. Di sini, model bisnis bertumbuh bukan dengan “memaksa” pasar baru, melainkan menyerap dan mengoptimalkan budaya ekonomi yang telah berakar sejak lama.

Baca Juga  Panduan Lengkap Bunga Deposito: Tips dan Rekomendasi

Air Minum dan Pasar Kuliner: Simbol Diversifikasi Berbasis Kearifan Lokal

Salah satu kisah sukses yang sangat bermanfaat dalam aspek pemasukan adalah lahirnya air minum kemasan “Sesa’at”. Dengan memberdayakan sumber mata air pegunungan setempat, BUMDes Mentari Jaya kini menghadirkan produk lokal yang mampu bersaing secara sehat dengan produk-produk skala nasional. Dalam beberapa tahun terakhir, strategi pemasaran yang konsisten menempatkan Sesa’at sebagai ikon desa, lengkap dengan jejaring distribusi lintas kecamatan.

Tidak berhenti di situ, Sobur mendorong pembentukan pasar kuliner desa. Di sana, pelaku UMKM kuliner mendapat ruang dan dukungan untuk berkembang. Pasar ini bahkan berubah menjadi magnet wisata kuliner, menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi desa semakin meningkat secara mencolok, membawa perubahan nyata dalam taraf hidup warga. “Sinergi warga dan BUMDes adalah nafas kemajuan Cisaat,” ungkap Sobur, suatu waktu dalam perbincangan santai bersama Harian Garut News.

Kepemimpinan Kolaboratif: Membangun Budaya Kepemilikan Bersama

Salah satu rahasia di balik keberhasilan BUMDes Mentari Jaya adalah gaya kepemimpinan yang mengutamakan kolaborasi. Dalam praktik sehari-hari, Sobur kerap melibatkan berbagai unsur desa—mulai dari perangkat desa, penggerak pemuda, hingga ibu rumah tangga yang memiliki usaha di rumah. Gaya komunikasi informal namun profesional sangat efektif menumbuhkan rasa saling memiliki. Terbukti, warga mulai memandang BUMDes bukan sekadar pengelola bisnis, melainkan bagian dari keluarga besar Cisaat.

Dengan memanfaatkan forum kelurahan, musyawarah, dan pertemuan sosial, Sobur meramu kebijakan yang dapat diserap dan diterima warga. Dalam suasana guyub, keputusan-keputusan diambil secara partisipatif, sehingga arah BUMDes terjaga dan perkembangan usaha berjalan sangat efisien.

Transformasi Digital: BUMDes Menjawab Tantangan Era 4.0

Era digital tak luput dari perhatian Sobur. Menyadari pentingnya data dan teknologi, ia menggagas digitalisasi operasional, mulai dari tata kelola keuangan hingga pemasaran produk UMKM melalui platform daring. Tantangan paperless kini terasa seperti angin sejuk bagi operasional BUMDes, karena jelas lebih transparan dan efisien.

Baca Juga  Pegawai Pajak Bursok

Mitra usaha dapat memonitor stok barang, memesan layanan secara daring, bahkan melakukan pembayaran melalui aplikasi. Transformasi ini tidak hanya membawa efisiensi (yang sangat efisien secara luar biasa), tapi juga memperluas akses pasar ke luar kecamatan. Pendekatan ini menempatkan BUMDes Mentari Jaya sebagai pionir inovasi sosial, membuat desa Cisaat semakin diperhitungkan secara regional.

Keberlanjutan: Masa Depan Ekonomi Desa yang Optimis

Ditanya tentang masa depan, Sobur nampak sangat percaya diri namun tetap rendah hati. Menurutnya, keberlanjutan dicapai bukan sekadar lewat pertumbuhan omzet, melainkan lewat proses transfer ilmu dan regenerasi. Ia menginisiasi program kaderisasi melalui pelatihan bisnis dan kepemimpinan. Upaya ini sangat bermanfaat dalam memunculkan pemuda-pemudi yang kelak siap meneruskan tongkat estafet pembangunan.

Selain itu, pembentukan koperasi desa menjadi langkah strategis berikutnya. Fungsinya memperkuat struktur permodalan lokal. Cara ini diharapkan bisa memicu gelombang inovasi baru—unit usaha bermunculan, warga semakin terlibat, dan BUMDes bahu-membahu dengan koperasi untuk menciptakan desa yang mandiri secara ekonomi.

Mentari Jaya menjadi inspirasi banyak desa. Semangat kolaboratif sangat mencolok dalam mewarnai proses transformasi ini. LSM, pemerintah, dan perguruan tinggi merujuk BUMDes Mentari Jaya sebagai model nasional BUMDes berdaya saing tinggi.

Kesimpulan: Model Ekonomi Gotong Royong dalam Era Baru Desa

Jika boleh dibandingkan, BUMDes ibarat kawanan lebah yang bekerja harmonis membangun sarang emas bagi seluruh desa. Siapa sangka, berangkat dari gotong royong dan visi lokal yang jelas, Mentari Jaya sukses membuktikan bahwa desa bukan sekadar penonton, tapi bisa menjadi pemain utama dalam perekonomian nasional.

Setiap inovasi—kecil maupun besar—merupakan buah kolaborasi warga. Lewat pengelolaan profesional, keberanian mengadopsi teknologi, serta sangat jelas secara luar biasa dalam membangun budaya kepemilikan bersama, Sobur Rohmana dan timnya menghadirkan model ekonomi gotong royong versi baru. Desa Cisaat menatap masa depan dengan optimisme, siap menjadi inspirasi untuk ribuan desa lainnya di Indonesia.

Baca Juga  Chord Duduk Sama Rata

Berikut ini beberapa inisiatif unggulan BUMDes Mentari Jaya yang bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain:

InisiatifDeskripsiDampak Ekonomi
Air Minum “Sesa’at”Produk air minum kemasan dari sumber alami pegunungan CisaatPendapatan kas BUMDes meningkat secara drastis 200% sejak 2020
Pasar Kuliner DesaSentra kuliner tradisional menjadi magnet pariwisata kuliner40+ UMKM tergabung, omzet rata-rata naik hingga 35%
Digitalisasi OperasionalSistem pencatatan online, pemasaran produk UMKM, dan e-commerce desaEfisiensi dan akurasi laporan keuangan meningkat 60%
Program Kader DesaPembibitan pemimpin muda, pelatihan bisnis, mentoring kewirausahaan20 kader kini mengelola unit usaha baru secara mandiri
Kemitraan EksternalKolaborasi bersama koperasi & pemda, akses pelatihan dan modal usahaJaringan eksternal meningkat, peluang usaha warga semakin melimpah

About Admin PIC Garut

Seorang penggiat situs informasi yang berdomisili di Garut dan aktif mengembangkan berbagai konten digital berbasis riset dan kebutuhan pembaca. Memiliki minat besar di bidang informasi publik, finansial, otomotif, serta tren digital yang sedang berkembang.Berpengalaman dalam menyusun artikel informatif, SEO-friendly, dan mudah dipahami, dengan fokus pada akurasi data serta nilai manfaat bagi pembaca. Percaya bahwa konten yang baik bukan hanya menarik, tetapi juga memberikan solusi dan wawasan baru.Aktif mengelola dan mengembangkan website sebagai media berbagi informasi yang relevan, terpercaya, dan up-to-date.

Check Also

wisata alam Garut: Destinasi Utama yang Wajib Dikunjungi

Wisata Alam Garut: Panduan Lengkap Menikmati Keindahan Alam di Garut

Garut, kota yang dikenal dengan julukan “Kota Kembang”, tidak hanya menyimpan warisan budaya yang kaya, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *