Ukuran Mcb 3 Phase

Ukuran Mcb 3 Phase

Mcb 3 phase adalah salah satu komponen penting dalam instalasi listrik tegangan 3 fasa. Mcb berfungsi untuk mengamankan instalasi listrik dari kelebihan arus. Mcb 3 phase memiliki berbagai ukuran, mulai dari 1 ampere hingga 63 ampere.

Ukuran mcb 3 phase ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu:

  • Beban listrik

Ukuran mcb 3 phase harus disesuaikan dengan beban listrik yang akan disuplai. Beban listrik dapat berupa peralatan listrik, seperti AC, kulkas, mesin cuci, dan lainnya.

  • Tegangan listrik

Ukuran mcb 3 phase juga harus disesuaikan dengan tegangan listrik yang digunakan. Tegangan listrik di Indonesia adalah 220/380 volt.

  • Kekuatan arus

Kekuatan arus yang dapat dilalui oleh mcb 3 phase disebut dengan rating arus. Rating arus mcb 3 phase biasanya diukur dalam ampere.

Berikut adalah tabel ukuran mcb 3 phase beserta daya maksimal yang dapat ditanggungnya:

Ukuran Mcb (A)Daya Maksimal (Watt)
1220
2440
3660
4880
51100
61320
71540
81760
91980
102200
112420
122640
132860
143080
153300
163520
173740
183960
194180
204400

Berdasarkan tabel di atas, misalnya kita ingin memasang AC dengan daya 1.000 watt, maka ukuran mcb 3 phase yang sesuai adalah 10 ampere.

Pemilihan ukuran mcb 3 phase yang tepat sangat penting untuk menjaga keselamatan instalasi listrik. Mcb yang terlalu kecil dapat menyebabkan arus listrik mengalir melebihi batas aman, sehingga dapat menyebabkan kebakaran. Sebaliknya, mcb yang terlalu besar dapat menyebabkan mcb tidak bekerja saat terjadi kelebihan arus.

Selain ukuran, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat memilih mcb 3 phase, yaitu:

  • Kurva pelepasan

Kurva pelepasan mcb menentukan kapan mcb akan bekerja saat terjadi kelebihan arus. Kurva pelepasan mcb ada 3 jenis, yaitu:

* Kurva B: Pelepasan mcb terjadi saat arus mengalir melebihi batas aman selama 10 detik. * Kurva C: Pelepasan mcb terjadi saat arus mengalir melebihi batas aman selama 5 detik. * Kurva D: Pelepasan mcb terjadi saat arus mengalir melebihi batas aman selama 1 detik. 
  • Rating tegangan

Rating tegangan mcb harus sesuai dengan tegangan listrik yang digunakan. Tegangan listrik di Indonesia adalah 220/380 volt.

  • Kapasitas pemutusan

Kapasitas pemutusan mcb menentukan seberapa besar arus listrik yang dapat diputuskan oleh mcb. Kapasitas pemutusan mcb biasanya diukur dalam kiloampere (kA).

  • Ketahanan termal

Ketahanan termal mcb menentukan seberapa besar arus listrik yang dapat mengalir melalui mcb tanpa menyebabkan mcb rusak. Ketahanan termal mcb biasanya diukur dalam ampere.

  • Ketahanan mekanikal

Ketahanan mekanikal mcb menentukan berapa kali mcb dapat bekerja tanpa mengalami kerusakan. Ketahanan mekanikal mcb biasanya diukur dalam kali.

About

Check Also

FC Kalasadat Tampil Kolektif, Gilas Old Star Darmaraja 7 Gol

FC Kalasadat Tampil Kolektif, Gilas Old Star Darmaraja 7 Gol

Simfoni Kolektivitas: FC Kalasadat Hancurkan Pertahanan Old Star Darmaraja Prestasi FC Kalasadat yang baru saja …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *