Sabtu , April 20 2024

Pemkab Garut Luncurkan Program “Garut Satu Data” untuk Meningkatkan Kualitas Data Sektoral

Garut, Jawa Barat – Pemerintah Kabupaten Garut (Pemkab Garut) melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengadakan Kick Off Program “Garut Satu Data” dan Pembinaan Statistik Sektoral di Aula Kantor Bappeda pada Kamis (22/2/2024).

Asisten Daerah II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Teti Sarifeni, menyambut baik program ini yang bertujuan untuk mengorganisir data milik pemerintah daerah. Teti menekankan pentingnya penggunaan konsep yang tepat dalam memilah data valid untuk dimasukkan ke portal data. Saat ini, dari 4.884 data prioritas, hanya 640 data yang sudah masuk ke portal.

“Konsepnya harus dipilah dulu dari SKPD, de jure atau de facto, agar data yang masuk ke portal valid dan tidak membingungkan pengguna,” ujar Teti.

Teti berharap Diskominfo Garut aktif mengajak SKPD untuk memasukkan data ke portal.

Kepala Diskominfo Garut, Margiyanto, menegaskan kegiatan ini didukung oleh BPS Kabupaten Garut. Ia berharap pemahaman bersama tercipta dalam meningkatkan kualitas data sektoral untuk mendukung perencanaan pembangunan daerah dan penanganan masalah di Garut.

“Tanpa data yang baik, tidak ada keputusan yang tepat. Kebijakan yang tepat terhadap suatu permasalahan harus didukung oleh data yang baik,” tegas Margiyanto.

Tindak lanjut program ini termasuk desk Diskominfo dengan perangkat daerah terkait untuk membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas dan konsistensi data.

Kepala BPS Kabupaten Garut, Nevi Hendri, menambahkan bahwa program ini bertujuan untuk menyamakan persepsi dalam memperbaiki kualitas data SKPD. Nevi menegaskan pentingnya verifikasi data menggunakan aplikasi Romantik BPS dan menetapkan agen statistik di setiap SKPD untuk memperkuat kualitas data.

“Diharapkan SKPD melakukan input data di Romantik, sehingga data terverifikasi dan mendapatkan rekomendasi statistik dari BPS,” ujar Nevi.

Program “Garut Satu Data” diharapkan dapat meningkatkan kualitas data sektoral, mendukung perencanaan pembangunan daerah yang lebih efektif, dan membantu pengambilan keputusan yang tepat untuk menyelesaikan berbagai permasalahan di Kabupaten Garut.